CESI "Summer Camp 2011" (Kamloops, BC Canada)

Tampilkan postingan dengan label Artikel Blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Blog. Tampilkan semua postingan

Jasa Pembuatan Visa Kanada

Kamis, 07 Juli 2011 · 0 komentar

Anda ingin membuat visa kanada, syarat apa saja untuk membuat visa kanada (visa kanada untuk studi atau visa kanada untuk visitor).

Silahkan click link berikut untuk mengetahui document apa saja yang diperlukan untuk membuat visa kanada:
* Visa Visitor
* Visa Study

Biaya Proses Visa Kanada

Semua Aplikasi Visa Canada dikenakan biaya Cost Recovery Fee seperti yang tertera dalam tabel di bawah ini. Pembayaran dibayarkan pada saat anda menyerahkan aplikasi, dan biaya pemrosesan tersebut tidak bisa dikembalikan sekalipun aplikasi anda ditolak atau ditarik.

Pembayaran harus dilakukan dalam bentuk Certified Bank Draft.

Cek Pribadi and Uang Tunai tidak bisa diterima sebagai alat pembayaran. Mohon membayar jumlah biaya yang sesuai dengan tipe aplikasi yang anda ajukan. Mohon di perhatikan bahwa pembayaran dalam Rupiah akan di sesuaikan dengan fluktuasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan lebih dahulu.

TABEL BIAYA BERDASARKAN KATEGORI VISA
Temporary Resident Visa
Individual - single entry C$75.00 atau IDR 660,000
Individual - multiple entry C$150.00 atau IDR1,320,000
Family rate C$400.00 atau IDR 3,510,000
Study Permit C$125.00 atau IDR 1,095,000

Working Permits
Individual C$150.00 atau IDR 1,320,000
Group of performing artists (3 orang atau lebih) C$450.00 atau IDR 3,960,000
Travel Document (untuk Permanent Resident Canada) C$50.00 atau IDR 440,000
Replacement / Certification of a document C$30.00 atau IDR 265,000

Note:
Biaya Visa dalam Mata Uang IDR berlaku per 01 November 2010 dan dapat dirubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Catatan:
Selain biaya Visa, dikenakan biaya logistic/biaya pelayanan sebesar IDR 195. 000 yang dikenakan per/orang termasuk anak yang menempel di passport orang tua mereka. Setiap pembayaran ini akan diberikan tanda terima resmi. Harap diketahui bahwa biaya logistic dan biaya layanan lainnya tidak akan dikembalikan bila aplikasi visa ditolak maupun dibatalkan.

Biaya logistik adalah Rp. 195.000/aplikasi dan hanya diterima dalam bentuk tunai/transfer.
Sumber: http://www.vfs-ca-id.com/indonesia/visafees.aspx

Biaya Kuliah di Kanada? antara University dan College

Rabu, 29 Desember 2010 · 1 komentar

Beberapa bulan yang lalu saya berkesempatan untuk bertanya langsung tentang kuliah di kanada kepada Steve Robinson, beliau adalah Direktur Pendidikan dari Okanagan College.

Salah satu pertanyaan saya adalah mengapa biaya kuliah di university lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya kuliah di college?. berikut jawaban beliau:
Biaya kuliah di University memang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan college, hal ini di sebabkan University banyak melakukan riset atau penelitian yang memakan biaya yang cukup tinggi. Mengapa university banyak melakukan riset atau penelitian, karena university di setting untuk menghasilkan peneliti-peneliti dan pengajar.

Biaya kuliah di college relatif lebih murah jika dibandingkan dengan university karena college tidak terlalu banyak melakukan penelitian. Tetapi college lebih banyak melakukan praktek kerja, karena College di setting untuk menghasilkan praktisi-praktisi yang handal.

Faktor yang mempengaruhi pelajar Indonesia untuk Kuliah di Kanada

Rabu, 15 Desember 2010 · 0 komentar

•The availability of information about the country and its system of education:
Having several information about a country eliminates unwanted mystery (about safety, way of life and other considerations) for the parents and makes them more confident to be away from their children. It also helps them and the students choose the appropriate program to take.

•The presence of family members in the destination country:
Parents usually choose to send their children to study in countries where they have other children, relatives or friends who can help look after their children in their absence.

•Financial capability of the family:
Ninety-five percent (95%) of Indonesians who go abroad to study are financed by their parents, whether for university or post-graduate studies. Consequently, they choose to send their children to countries that can meet their budget. For example, those with more money might choose to send their children to study in the United Kingdom or the United States, those with medium budget might choose to send their children to study in Australia and New Zealand, and those with lower budget might choose to send their children to study in Singapore or Malaysia.

•Status symbol:
Some parents would choose to send their children to countries, which they think, would uplift their image in their community. In Indonesia, the United States and the United Kingdom are still considered the most prestigious countries because of their well-known universities and very high cost of living.

•Influence from friends and peers:
Some students may want to go to a specific country and a specific school because all their friends go to that particular country/school.

•Influence from the education agents:
There are also a small proportion of students who want to study overseas but do not know where to go to in terms of choice of country and schools. To gather information, they would normally visit education fairs and/or contact local education agent. In most cases, however, the education agents would advise the students to go to a school or country with whom they are connected with.

Travel and Work in Canada

Kamis, 14 Oktober 2010 · 0 komentar

Canada's International Youth Programs attract every year over 37,000 international youth from over 100 countries around the world. In its short history, Canada has grown into a knowledge-based nation with world-class governance, corporations, culture and lifestyle. Canada not only prides itself on its stunning natural attractions, but also on its cosmopolitan cities and their dynamic cultural life. The United Nations Human Development Index has recognized the above-average Canadian quality of life by consistently ranking Canada among the best countries in the world.

For years, one of the defining features of this country was our historically low rates of crime and safe streets which became part of the Canadian way of life. Security and stability is a defining characteristic and the foundation of our vibrant society as well as a strong economy. The opportunity to travel and work in Canada is unique and rewarding, providing international participants with an ideal environment for valuable work experiences and a great chance to discover Canada's culture, society and landscape.

Travel and Work in Canada: 3 categories

There are three categories allowing you to balance your travel and work experience in order to get the most out of your time in Canada.

  • Working Holiday

    It is the ideal formula for students and non-students who want to supplement their travel experiences with temporary work. Working Holiday enables Canadians aged 18-35 to travel and take on work in Canada.

  • Young Professional/Young Worker Opportunities

    This formula allows participants aged 18-35 to gain serious international professional work experience in their field. Participants have the opportunity to diversify their competencies and aquire professional skills and experience in a foreign country. After completing this program, participants will be better able to compete in an increasingly globalized economy.

  • International Co-operative Education

    This program enables students to gain valuable overseas work experience related to their field of study. It also helps them make a successful transition from school to the working world. If you are in a co-op education program, this is the program for you.

Who can Apply?

To apply you must at least be:

In possession of a valid passport

Between the ages of 18 and 35

Able to cover initial living expenses

Without a criminal record

Other conditions might apply depending of your country of origin.

Source: http://www.educationau-incanada.ca/index.aspx?action=exchange-echange&lang=eng

Biaya Kuliah dan Hidup di Kanada

Rabu, 13 Oktober 2010 · 0 komentar

Bagi teman2 yg ingin kuliah di Kanada, berikut informasi biaya kuliah dan hidup di Kanada.

Biaya Kuliah di Kanada

Program

School Fees

ESL Program

C$700 - C$1,000/Month

College

C$10,000 - C$25,000/Year

University

C$13,000 - C$28,000/Year

Post-Graduate

C$14,000 - C$ 45,000


 

Biaya Hidup di Kanada per-tahun: C$10,000-C$15,000

Typical Cost

Amount (CAD)

Rent-Bachelor Apartment (large City)

$700 - $1,000

Rent-Bachelor Apartment (small City)

$500 - $700

Cell Phone Package Per Month

$40

Cable Television Per month

$25 - $50

Internet Per Month

$40

Groceries for one person Per Month

$200 - $300

One Dozen Eggs

$2 - $3

Bag of Rice (2kg)

$2 - $6

Bus Fare One Way (local)

$2.5

Local Telephone Call (Public Phone)

$0.25

Fast Food Meal

$4 - $6

Movie

$10 - $14

Pair of Jeans

$40 - $80

Pair of Running Shoes

$60 - $200

Return Flight from Vancouver to Toronto

$300 -$1,200

Letter Sent within Canada

$0.5

Letter sent Internationally from within Canada

$1.45


 


 

Proses Kuliah di Kanada

Selasa, 12 Oktober 2010 · 0 komentar

Proses Kuliah di Kanada:
1. Lulus SMA
2. Tentukan jurusan/program studi yang diminati
3. Mengikuti Test TOEFL/IELTS
4. Pendaftaran College/University di Kanada*
5. Pendaftaran Tempat Tinggal di Kanada
6. Pembayaran Uang Kuliah & Tempat Tinggal
7. Letter of Acceptance (LOA)
8. Mengajukan Study Permit (VISA)
9. Reservasi Ticket Pesawat
10.Berangkat ke Kanada


* Untuk siswa/i Indonesia yang ingin kuliah dikanada sebaiknya melakukan Pendaftaran lebih awal, karena banyaknya peminat dari siswa/i international yang ingin kuliah di Kanada,sehingga seringkali kursi untuk program2 tertentu sudah penuh. (pendaftaran bisa dilakukan pada bulan Nov2010-Feb2011 untuk kuliah Summer intake (Sept2011). jadi tidak perlu mengunggu Ijazah SMA, karena Ijazah SMA bisa menyusul kemudian setelah kita dipastikan diterima oleh College atau University.

Kesempatan Belajar dan Bekerja di Kanada

Selasa, 07 September 2010 · 0 komentar

Kanada telah lama dikenal sebagai negara imigran dengan ciri-ciri masyarakat yang pluralis dan multikulturalisme. Kehadiran imigran di negara ini sudah dimulai sejak tahun 1800-an dan saat ini sudah memasuki periode ke 8. Penerimaan imigran merupakan solusi yang dipandang tepat oleh pemerintah Kanada dalam mengatasi tantangan kependudukan di masa mendatang. Bahkan menurut hasil kajian para ahli diperkirakan bahwa tingkat pertumbuhan penduduk Kanada sesudah tahun 2031 akan sepenuhnya tergantung pada kaum imigran. Setiap tahunnya tidak kurang dari 2 juta calon pendatang berusaha untuk dapat masuk ke Kanada dan dari jumlah tersebut Pemerintah Kanada hanya menerima sekitar 250.000 orang.

Berbagai kelebihan dan peluang di atas menjadi salah satu faktor yang menstimulus KBRI Ottawa untuk mengadakan Dialog Interaktif mengenai “Kesempatan Belajar dan Bekerja di Kanada” dengan menghadirkan 3 orang pembicara dari masyarakat Indonesia di Ottawa guna berbagi informasi dan pengalaman mereka terkait dengan tema dialog.

Sebagai salah satu negara anggota G-8, Kanada memiliki sistem dan kualitas pendidikan yang baik dengan biaya yang kompetitif (biaya kuliah rata-rata per tahun berkisar antara C$ 10.000 – 20.000. dan sudah termasuk asuransi kesehatan) serta lingkungan yang relatif aman. Salah satu keuntungan yang diperoleh siswa internasional di Kanada adalah diberikannya kesempatan untuk bekerja, baik di lingkungan maupun di luar kampus. Selain itu, siswa internasional yang sudah lulus diberikan ijin untuk bekerja di Kanada untuk waktu maksimal 2 tahun pada lapangan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka.

Tidak ada formula ampuh yang bisa menjamin sesorang untuk mendapatkan pekerjaan di Kanada karena banyak faktor yang menentukan keberhasilan tersebut antara lain waktu dan tempat yang tepat serta ketekunan dari yang bersangkutan. Meskipun membuka pintu yang lebar bagi pekerja asing namun terdapat kendala utama yang dihadapi para pekerja asing di Kanada mengenai pengakuan terhadap ijazah akademis dan/atau keahlian yang diperoleh serta pengalaman kerja Kanada yang tidak mereka miliki. Guna menyiasati berbagai kendala tersebut, mereka yang berkeinginan untuk mendapatkan pekerjaan di Kanada dapat mencoba saran praktis berikut : (a) melakukan pekerjaan sebagai volunteer pada berbagai insitusi yang ada di Kanada guna mendapatkan pengalaman kerja Kanada, (b) mencari informasi pekerjaan dari berbagai sumber, (c) menjalin jejaring kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang tidak dipublikasikan serta (d) mencari informasi pekerjaan pada situs yang disediakan oleh HRSDC (Human Resources and Social Development Canada) yang bisa diakses melalui http://jobbank.gc.ca/search_en.aspx?student=no.

Para pendatang yang masuk dan menetap ke Kanada untuk tujuan belajar dan bekerja kemudian banyak yang tertarik untuk mendapatkan status warga tetap (permanent resident) karena memiliki sejumlah keuntungan bagi mereka antara lain : (a) tidak kehilangan kewarganegaraan asalnya, (2) diijinkan tinggal di Kanada secara tetap untuk waktu yang tidak terbatas, (3) mendapatkan perlakuan yang sama dalam pendidikan, pekerjaaan dan kesehatan.

Bahan Presentasi ketiga pembicara tersebut di atas dapat DIAKSES/DIKLIK sebagai bahan referensi oleh mereka yang ingin belajar dan bekerja di Kanada.
KBRI Ottawa - Oktober 28, 2007
Sumber: http://www.indonesia-ottawa.org/information/details.php?type=news_copy&id=5083

Islam di Kanada

Senin, 06 September 2010 · 0 komentar

REPUBLIKA.CO.ID, Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Mackenzie Clugston, mengunjungi Pondok Pesantren Darunnajah di bilangan Jakarta Selatan, baru-baru ini bertepatan waktunya saat para santri sedang berpuasa Ramadan. Ia datang bukan untuk mendaftar sebagai santri guna menuntut ilmu tentang Islam selama Ramadhan tetapi untuk memenuhi undangan dari sekolah Islam terpadu itu yang disampaikan saat sejumlah santri yang didampingi guru mereka bertandang ke Kedutaan Besar (Kedubes) Kanada.

Clugston pun turut serta dalam acara berbuka puasa bersama dengan mencicipi hidangan yang tersedia ketika azan shalat Maghrib berkumandang. Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung sekitar tiga jam, pihak kedubes membawa film dokumenter tentang kehidupan Islam di Kanada yang berjudul "New Life in a New Land", untuk ditayangkan. Kemudian acara dilanjutkan dengan sebuah diskusi antara Dubes Clugston dan para siswa serta guru sekolah.

Clugston memaparkan bahwa kehidupan antarumat beragama di negaranya yang sekuler tentu berbeda dengan negara yang memiliki agama resmi. "Nilai-nilai toleransi sangat tinggi dan seharusnya agama tidak pernah menyebabkan gesekan sosial," katanya.

Sebagai gambaran, di Kanada sekularisme dikawinkan dengan multikulturalisme yang ditandai oleh prinsip pengakuan terhadap kelompok-kelompok minoritas. Karena itu sekularisme tidak saja ramah terhadap agama, namun lebih dari itu, negara memberikan bantuan terhadap agama-agama minoritas. "Negara tidak membatasi perkembangan agama apapun, walau mayoritas penduduk Kanada menganut agama Kristen," katanya.

Dalam perjalanannya, Islam di Kanada merupakan komunitas yang cepat tumbuh dan tergolong pesat perkembangannya. "Perkembangan Islam di Kanada yang pesat disebabkan oleh banyaknya imigran ke negara tersebut. Sebagian besar merupakan pendatang dari Bosnia, Somalia, Pakistan, negara-negara Timur Tengah, dan juga Asia Tenggara," kata Dubes Clugston ketika menjawab pertanyaan santri tentang bagaimana penyebaran Islam di Kanada.

Hal ini merupakan sesuatu yang menarik, karena dalam film dokumenter yang berdurasi hampir satu jam itu digambarkan bagaimana permulaan Islam datang ke Kanada hingga perkembangannya menjadi salah satu agama minoritas yang dihormati. Dalam film itu dituturkan padang rumput Kanada adalah wilayah penting dalam pengembangan awal komunitas Muslim di Amerika Utara.

Paham sekularisme yang diterapkan di Kanada ternyata memperkuat nilai-nilai interaksi dan toleransi antarumat beragama di negara bekas persemakmuran Inggris itu seperti dituturkan Dubes Clugston. Cerita-cerita menarik pun bermunculan dan yang paling dikenang oleh keturunan perintis awal adalah pembukaan masjid Al Rashid pada tahun 1938.

Penyelenggaranya adalah wali kota Alberta, yang merupakan keturunan Arab-Kristen. Di sanalah sebuah pandangan multi keagamaan dimulai, ketika wali kota Edmonton juga turut hadir dalam acara itu. Peresmian masjid dilakukan oleh Yusuf Ali, seorang sarjana Muslim terkenal dan penerjemah Al Quran yang paling banyak digunakan dalam bahasa Inggris.

Film itu menunjukkan bagaimana tren imigrasi telah berubah dalam beberapa dekade sebagai respons atas kebijakan pemerintah dan bagaimana hal itu telah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan komunitas Muslim di Kanada. Masyarakat Muslim tidak terlihat keberadaannya di Kanada sampai setelah tahun 1960-an, ketika kebijakan imigrasi mengizinkan lebih banyak orang Asia, Arab dan Afrika masuk ke negara di Amerika Utara itu.

Berawal dari beberapa keluarga di tahun 1960-an, para imigran membentuk dasar bagi masyarakat yang berkembang saat ini. Dalam film tersebut sejumlah pendiri komunitas Muslim yang datang ke Kanada memberi komentar. Mereka sangat aktif dalam pengembangan komunitas Muslim di Kanada.

Individu dan masyarakat imigran telah beradaptasi untuk bertahan di negara yang sangat berbeda dari negara asalnya. Sering tidak mudah bagi mereka karena masih ada juga kasus-kasus seperti rasisme, bias media dan stereotip. "Perbedaan akan selalu diterima berbeda oleh setiap masyarakat, dan menjadi yang minoritas di antara kelompok mayoritas merupakan hal yang sulit pada awalnya, namun saling menghargai dan menghormati adalah kuncinya," kata dubes itu.

"Anda semua dapat mempertahankan warisan budaya anda ketika tinggal di Kanada, karena semuanya memperkaya budaya kanada yang kompleks." tambahnya. Kemudian, film itu juga meneliti mengapa Islam adalah agama dengan pertumbuhan tercepat di Kanada dan mengapa begitu banyak orang menerima Islam sebagai agama baru mereka, dan juga disoroti nilai-nilai bersama antara masyarakat dan Islam.

Ia menekankan bahwa pemerintah Kanada memandang toleransi sebagai sesuatu yang sangat penting, "Kita tidak dapat mengubah agama kita, warna kulit, dan lain-lain, tapi kita bisa menghormati perbedaannya," demikian Dubes Clugston.
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/08/28/132300-islam-di-kanada-tumbuh-di-tengah-toleransi-sekularisme

Kuliah di Kanada

Jumat, 27 Agustus 2010 ·

Setiap tahunnya Lebih dari 150.000 Mahasiswa asing kuliah di Kanada. Mereka datang membawa serta budaya mereka yang kaya ke ruang kelas, Sekolah-sekolah menjadi salah satu media untuk pertukaran budaya, karena universitas dan college kanada menerima dan menyambut dengan baik budaya asing dengan tangan terbuka. Ketika mahasiswa asing di tanya mengapa mereka kuliah di kanada ?? dibawah ini adalah hasilnya:

Karena mutu pendidikannya yang tinggi.
North American education Standards, International accredited Universities,
Globally recognized, 10 of its best schools are among the top 200 universities
in the world (Mc Gill, Toronto, British Columbia, Alberta, dll)

Biaya kuliah dan hidup termasuk yang paling rendah di dunia
Jika dibandingkan dgn Amerika, Inggris, atau bahkan Australia biaya
Kuliah di Kanada lebih murah (sekitar 70-200jt per tahun).

Pengalaman kerja yang berharga dan Peluang Kerja
Off Campus = Kerja setelah jam kuliah (Max 20 jam per minggu)upah CAD10-14 per jam
Co-op = Kerja magang sesuai dgn bidang studi (16 minggu)upah +/- CAD3000 per bulan
co-op adalah program kerja magang yang merupakan bagian dari program kuliah
Work permit atau ijin kerja selama 1-3 tahun setelah kita lulus kuliah

Kanada termasuk negara yang paling multikultural di dunia

Kanada menawarkan salah satu standar kualitas hidup tertinggi di dunia.

baca link: Kanada Pilihan Tepat untuk Belajar

Negara Terbesar didunia

Rabu, 25 Agustus 2010 · 0 komentar

Kanada memiliki Luas wilayah 9.970.610 km² menjadikan kanada sebagai negara terbesar kedua didunia, setelah rusia 17.075.400 km². Kanada memiliki 10 provinsi dan 3 teritori dengan ibu kota negara "ottawa". negara yang begitu luas ternyata populasi penduduk kanada saat ini hanya sekitar +/- 34 juta jiwa, dengan dua bahasa resmi yang dipergunakan, yaitu bahasa inggris dan francis. Dengan wilayah yang begitu luas membuat Kanada kaya akan sumber daya alam, baik yang ada dipermukaan dan didalam bumi. Kanada juga merupakan negara industri dan teknologi yang sangat maju, terbukti product-product berteknologi tinggi bisa diterima di seluruh dunia.
mungkin karena itulah setiap tahunnya jumlah mahasiswa asing yang kuliah di kanada terus meningkat setiap tahunnya.

Mengapa Kuliah di Luar Negeri ??

Jumat, 30 Juli 2010 · 0 komentar

Ngapain kuliah di Kanada, Australia, Jerman, Amerika dan lain2, jauh, mahal, lulus juga gitu-gitu aja !!! mungkin loe pernah denger kata2 itu dari orang lain. bener banget sih... kalau lulus dari LN cuma gitu2 aja ngapain. jadi mikir gw.. terus ngapain juga kuliah di lokal lulus juga gitu-gitu aja cuma tambahin jumlah pengangguran doank, mendingan juga nga usah kuliah !!

Wah repot juga yee kalau gw ngikutin cara pikir orang2 yg berpendapat seperti itu bisa-bisa nga sekolah. he..he.. yg penting bisa baca tulis doank..

Tapi kalau kalau menurut gw sih, terlepas kuliah di dalam atau luar negeri itu kembali kepada orang itu sendiri, kalau kuliah rajin, bener, open-minded, ngikutin kegiatan x-kul dan menjauhi narkoba !!! dan nga lupa berdoa.. oh iya.. sama jurusan kuliah yg diambil...nga pasaran pasti lulus jadi orang sukses.

Kalau bicara fasilitas, dosen, kurikulum dan sistem pendidikannya baru bisa dibandingkan mana yg lebih baik LN atau DN. tau sendirilah jawabnya.. GW pribadi sih pengen banget kuliah di LN !! pengalamannya itu yg jelas2 nga bisa didapetin di DN.

Mungkin karena itu tetep aja banyak orang indonesia kuliah di luar negeri, btw kapan ya gw kuliah di LN.

Arsip Blog

2011 CESI Summercamp

KONTAK PENTING

Konsultasi Pendidikan Kanada, Free !!!
Canadian Education Services International
Plaza UOB (ANZ Square)
Jl. M.H. Thamrin Kav. 8-9 Jakarta Indonesia
Telepon: +6221 30027311
Fax: +6221 30027312
E-mail: inquiry@studyandworkincanada.org

Kedutaan Kanada di Jakarta
World Trade Centre, Lt. 6
Jalan Jend. Sudirman Kav. 29-31
Jakarta 12920, Indonesia
Telepon:
(62) 21-2550-7800
Fax:
(62) 21-2550-7811
E-mail:
canadianembassy.jkrta@international.gc.ca

Komentar Anda


ShoutMix chat widget